Breaking News

Menuntun Pasien Melawan Jin Dalam Dirinya

Menuntun Pasien Melawan Jin Dalam Dirinya

Awalnya kami sekeluarga berangkat di sore hari melewati Tambua, Maros dengan niat mau mengunjungi sebuah keluarga yang pernah saya ruqyah. Sekaligus ingin menikmati matahari terbenam di dermaga.

Qodarulloh. Saat berada di rumah kenalan tersebut, tiba-tiba ada keluarga mereka yang datang dan meminta untuk mengobati istrinya. Rumah berada tidak jauh dari situ.

Saya mengiyakan, tapi setelah pergi menyaksikan matahari terbit bersama anak2 dan istri. Beliau siap menunggu.

Setelah dari dermaga dan selesai melaksanakan sholat maghrib, kami kembali ke rumah tersebut.

Saat tiba di rumah beliau (yang meminta ruqyah) maka saya duduk di ruang tengah. Istrinya lalu datang, lalu duduk sejenak.

Tidak lama setelah itu, sang istri mulai kedinginan dan gementarab. Proses ruqyah belum dimulai.

Seperti biasa, wawancara awal. Untuk mengetahui apa saja yang dirasakan pasien.

Sang suami menceritakan bahwa istrinya sudah lama mengalami gangguan jin. Bahkan info dari proses ruqyah2 sebelumnya, jin sudah ada sejak sebelum mereka menikah.

Sudah beberapa kali ruqyah, namun gangguan jin selalu kembali. Tidak tuntas.

Proses ruqyah kami mulai. Reaksi positif gangguan jin langsung muncul. Pasien mulai langsung kehilangan kesadaran. Tidak lama setelah itu, jin2 mulai mengambil alih.

Mulai dari jin bergaya nenek2 yang menunjuk2 mengapa peruqyah datang + sangat sombong, jin bergaya gadis milenial dengan bahasa kekinian, jin bergaya ibu2 dengan mengatakan mau keluar sejak dulu.

Setelah sekitar 15 menit ruqyah, si Ibu saya bangunkan.

Setelah itu saya bimbing untuk penguatan mental agar bisa melawan sendiri jin2 yang ada dalam dirinya.

Saya menganjurkan hal tersebut karena si Ibu dalam kondisi
1. Terlalu lemah mental dan takut pada jin (setan) sehingga jin bebas keluar masuk.
2. Terlalu bergantung pengobatan pada peruqyah.

Proses lanjutan di mulai.

Si Ibu memulai bismillah. Saya kembali membacakan Al Fatihah dan Ayat Qursy sekali, setelah itu saya sampaikan pada si ibu untuk menguatkan diri lalu mencari serta “menghajar” jin yang bersembunyi di dalam tubuhnya.

Alhasil dalam beberapa menit, si Ibu mulai mengatakan menemukan jin-jin dalam berbagai bentuk lalu beliau pukul dan tebas. (Lihat videonya).

Si Ibu saya bangunkan.

Waktu saya habis. Pukul 08.30 malam, ruqyah dihentikan.

InsyaaAllah si Ibu sudah mulai bisa melawan dan menghancurkan sendiri jin2 penggangu dalam dirinya.

Saya beri panduan menghancurkan sisa gangguan jin dalam 7 hari.
1. Ruqyah mandiri (level II) sebelum tidur
2. Mandi daun bidara setiap hari
3. Minum jus bidara setiap malam.

InsyaaAllah sepekan setelah itu akan saya cek kembali kondisi beliau. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala beri kesembuhan total untuk beliau. InsyaaAllah.

Bersambung…. 🙂

~ Muhammad Armansal ~

📱 FB : Muhammad Armansal
📱 IG : muhammad_armansal
📱 WhatsApp/Line 085299847248
📱 Web : muhammadarmansal.com

🌷🌷🌷

Check Also

Hadits-Hadits Tentang Boleh Meminta Diruqyah

07 Hadits-Hadits Tentang Boleh Meminta Diruqyah   ✍ Oleh : Ust. Fadlan Abu Yasir, Lc. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *